Dahnil: Presiden Perintahkan Keselamatan Jemaah Haji Jadi Prioritas

Dahnil: Presiden Perintahkan Keselamatan Jemaah Haji Jadi Prioritas

PABICARA.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan keselamatan jemaah haji Indonesia menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Hal itu menjadi perhatian di tengah dinamika situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang terus berkembang.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan jelas kepada seluruh jajaran pemerintah agar memastikan keamanan warga negara Indonesia yang akan menunaikan ibadah haji.

"Perintah Presiden sangat jelas, yaitu memastikan keselamatan warga negara Indonesia yang akan berangkat menunaikan ibadah haji. Keselamatan jemaah haji harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan dan langkah yang kita ambil," kata Dahnil di Jakarta, Selasa (10/3).

Dahnil menyebut pemerintah terus memantau perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah yang saat ini dinilai sangat dinamis. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menentukan kebijakan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

"Situasi di Timur Tengah saat ini sangat dinamis dan tentu menjadi salah satu pertimbangan penting. Karena itu, kami diminta untuk menyiapkan berbagai skenario secara seksama dan memastikan seluruh langkah mitigasi risiko telah dipersiapkan dengan baik," ujarnya.

Menurutnya, pemerintah kini tengah menyiapkan berbagai skenario serta langkah mitigasi risiko untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat mempengaruhi penyelenggaraan ibadah haji.

"Kami sedang menyiapkan berbagai skenario dan langkah mitigasi risiko secara komprehensif. Semua skenario harus disiapkan dengan cermat agar pemerintah memiliki kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan," katanya.

Ia menambahkan, seluruh skenario tersebut nantinya akan dibahas secara komprehensif bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai bagian dari mekanisme pengambilan keputusan pemerintah.

"Skenario akan kami siapkan secara matang dan akan dibahas bersama dengan DPR," ujar Dahnil.

Sementara itu, terkait pelaksanaan ibadah umrah, Kementerian Haji dan Umrah mengikuti imbauan Kementerian Luar Negeri yang meminta masyarakat Indonesia menunda keberangkatan umrah dalam waktu dekat.

"Untuk jemaah umrah, mengikuti saran dari Kementerian Luar Negeri, kami mengimbau masyarakat yang berencana berangkat umrah dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya hingga situasi lebih kondusif," katanya. (*)

##haji # #umrah ##indonesia ##timurtengah ##iran ##amerika ##perang ##jemaah